Terapi Grounding untuk Anak, Membangun Keseimbangan dan Kesehatan Emosi

Gendisayu.com | Terapi Grounding untuk Anak

Anak itu fitrahnya berteman dengan alam, bukan gadget. 

Bermain di alam punya banyak manfaat untuk anak, sekaligus bisa menjadi media terapi.  Pernahkah Moms mendengar tentang terapi grounding atau earthing? Kali ini, aku ingin berbagai pengalaman tentang terapi grounding yang ternyata punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang anak.

Apa Itu Terapi Grounding?

Coba lepas alas kaki kalian, kemudian pijakkan ke tanah atau rumput. Bagaimana rasa? Apakah setelah beberapa saat membuat kalian ingin berlari bebas?

Setelah hujan turun, coba buka jendela atau keluar rumah. Apakah tercium aroma tanah yang segar? 

Indah bukan berinteraksi dengan alam? Pikiran yang stress pun bisa mengendor.

Begitulah sedikit gambaran tentang terapi grounding. Lantas, apa itu terapi grounding

Terapi grounding adalah suatu bentuk intervensi psikologis yang bertujuan untuk membantu seseorang lebih terhubung dengan dunia nyata dan alam.

Pada anak-anak, terapi grounding merupakan metode pendekatan yang efektif untuk membantu mengatasi perasaan stress, cemas, dan ketegangan. Terapi grounding juga dikenal sebagai earthing atau terapi tanah/akar. 

Mengenal Lebih Jauh Manfaat Terapi Grounding untuk Anak

terapi grounding untuk anakGendis secara aktif melakukan terapi grounding saat berusia 6 bulan. Di mana dia sudah mulai MPASI. Apalagi waktu kami mudik ke Tulungagung, hampir setiap hari Gendis melakukan terapi grounding di sawah. Muali dari bermain di rumput, mecelupkan kaki ke tanah di area perswahan, hingga bermain di sungai kecil.

Berkat rutin melakukan terapi grounding, selama di Tulungagung Gendis tidak pernah GTM dan berat badannya bertambah pesat. Ternyata hal ini tak lepas dari manfaat grounding

1# Manfaat Terapi Grounding untuk Anak: Mengurangi Kecemasan

Sumber bacaan: https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-addiction-connection/202308/grounding-techniques-for-anxiety

Bukan hanya orang dewasa yang bisa cemas. Anak-anak pun bisa mengalami cemas.

Ketika cemas datang, tubuh akan dibanjiri hormon stres. Dampaknya, anak bisa tantrum.

Jika hal ini terjadi, grounding menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini. Di mana saat grounding semua panca indera dan menciptakan rasa aman. 

2# Meningkatkan Nafsu Makan

 

Mom, tahu nggak kalau ada banyak titik akupuntur pada telapak kaki? Berjalan tanpa alas kaki setara dengan melakukan akupresur di telapak kaki. Sehingga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan metanbolisme. 

Ketika anak melakukan terapi membumi atau earthing ini, kakinya akan berkenalan dengan berbagai tekstur yang berbeda. Rangsangan pada kaki inilah yang kemudian membawa manfaat baik untuk sensori dan motorik anak yang dikirim ke otak.

Jadi terapi membumi ini selain dapat meningkatkan nafsu makan, sekaligus bisa membuat anak familiar dengan berbagai tekstur. Hal ini telah saya buktikan sendiri. Di mana Gendis tidak picky eaters  dan mempunyai nafsu makan yang baik selama rutin melakukan grounding. Setidaknya 2-3 kali dalam seminggu. 

3# Meningkatkan Keseimbangan Emosional

Ketika anak berinteraksi dengan alam, maka tubuh dan perasaannya akan semakin terkoneksi. Sehingga anak bisa mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang emosi dan belajar untuk mengelolanya.

Ketika anak tantrum, apakah Moms sudah memenuhi kebutuhannya untuk berinteraksi dengan alam?

Ketika Gendis “terpaksa” berinteraksi dengan gadget, dampak buruk yang mengintai adalah mudah tantrum. Apalagi setelah HP nya diambil. 

Setelah selesai tantrum, biasanya saya mengajak Gendis jalan-jalan keliling komplek tanpa alas kaki. Setelahnya, moodnya akan kembali membaik. Dia akan kembali ceria seperti sebelum bertemu gadget. 

4# Terapi Grounding untuk Anak dapat Meningkatkan Kualitas Tidur

Sumber bacaan: https://www.saatva.com/blog/earthing-and-sleep/

Tahukah Moms, jika bumi mempunyai energi penyembuh melalui elektron bebas yang memberikan muatan listrik negatif alami pada tanah? Interaksi langsung dengan “bumi” ternyata bisa melancarkan aliran darah dan pertukaran nutrisi yang bisa memulihkan kondisi tubuh ketika tidur.  

Tak heran, setelah melakukan grounding, Gendis akan tidur lebih nyenyak dan bangun ceria. Bahkan dia nyaris tidak bangun di tengah malam. 

Penutup

Terapi grounding adalah metode yang sangat efisien dan murah untuk menstimulai tumbuh kembang anak. Di mana dapat membantu anak mengelola emosi, kecemasan, dan stress. Sehingga anak bisa makan dengan lahap, beraktivitas dengan ceria, dan bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Sebagai orang tua kita mempunyai peran penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menciptakan lingkungan yang baik untuk mendukung perkembangan emosional. Semoga artikel terapi grounding untuk anak ini bermanfaat ya. 

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a comment

gendis ayu

Gendis Ayu R.
Hallo! Selamat datang di blog gendisayu.com. Cerita gadis kecil yang suka makan strawberry, ikan, jalan-jalan, dan main hujan.
Email Kerjasama
ceritagendisayu@gmail.com

Social Media

Artikel Terbaru

Kerjasama Yuk!

Blog ini menerima kerjasam berupa review produk dan jasa

Kategori

Artikel Terbaru

Related Posts

pertimbangan anak 1 tahun sekolah

Anak Baru 1 Tahun Kok Sudah Sekolah, Ini Pertimbanganku

Gendisayu.com | Parenting – Memutuskan mengambil kelas Montessori untuk Gendis saat dia berusia 1 tahun, tentu bukannnya tanpa pertimbangan. Di mana aku juga khawatir kalau dikemudian hari Gendis lebih cepat bosan dalam belajar. Tapi setelah aku pelajari, ternyata tidak apa-apa kok memasukkan balita ke kelas Montessori selama memperhatian beberapa pertimbangan. Pahami kebutuhan anak Pada anak

review montessori madness banjarmasin

Review Montessori Madness Banjarmasin, Setelah 5 Bulan Ikut Kelas

Gendisayu.com | Parenting – Tak terasa, sudah lima bulan Gendis mengikuti kelas Montessori di Montessori Madness Banjarmasin. Selama lima bulan mengikuti kelas ini, ada banyak perubahan dan mafaat yang aku rasakan. Seperti Gendis yang lebih aktif di lingkungan sosial, serta perkembangan bahasanya.  Lantas bagaimana keseruan Gendis di kelas Montessori Madness Banjarmasin ini? Berikut ulasannya.  Apa

cek detak jantung bayi menjelang persalinan

Pengalaman Melahirkan Caesar dengan BPJS di RSUD Ansari Saleh Banjarmasin

Gendisayu.com | Gendis’s Diary – Sejak hamil, selain rutin ke dokter kandungan, aku juga rutin ke faskes pertama BPJS di Puskesmas Karang Mekar Banjarmasin. Waktu ditanya ingin melahirkan di mana, aku memutuskan untuk melahirkan di rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS. Walaupun awalnya aku berencana melahirkan normal, tapi akhirnya harus caesar.  Ternyata melahirkan dengan BPJS

gerakan tutup mulut (GTM) anak

Gerakan Tutup Mulut (GTM) Pada Anak, Mimpi Buruk Para Ibu

Gendisayu.com | Parenting – Salah satu mimpi buruk seorang ibu ialah ketika sang anak mengalami gerakan tutup mulut atau lebih dikenal dengan GTM. Aku sendiri juga pernah mengalami mimpi buruk ini. Di mana, tiba-tiba Gendis mogok makan. Jangankan membuka mulut, ia bahkan selalu berpaling ketika sendok disodorkan. Kemudian aku bertemu dengan postingan dr Tan Shot