Menjadi Ibu Rumah Tangga Berdaya

24/7 Bersama IndiHome

Untuk Anakku, Gendis Ayu

Jika kelak kamu sudah dewasa, ketahuilah bahwa tak ada yang ibu korbankan untukmu nak. Semua yang ibu jalani adalah pilihan yang ibu ambil dengan sadar. Menjadi seorang ‘ibu rumah tangga’.

Membersamai setiap detik awal kehidupanmu. Ibu ingin menjadi madrasah pertamamu. Melepas apa yang ibu genggam untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk kamu. 

Ibu dan bapak tak akan meminta timbal balik darimu. Kamu bukanlah investasi kami. Kamu adalah harapan baru yang ibu dan bapak pupuk setiap hari dengan penuh kasih sayang.   

Tumbuhlah sehat, bahagia, dan menjadi khilafah di bumi Allah nak.

Menjadi Ibu Rumah Tangga Berdaya

24/7 Bersama IndiHome

Untuk Anakku, Gendis Ayu

Jika kelak kamu sudah dewasa, ketahuilah bahwa tak ada yang ibu korbankan untukmu nak. Semua yang ibu jalani adalah pilihan yang ibu ambil dengan sadar. Menjadi seorang ‘ibu rumah tangga’.

Membersamai setiap detik awal kehidupanmu. Ibu ingin menjadi madrasah pertamamu. Melepas apa yang ibu genggam untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk kamu. 

Ibu dan bapak tak akan meminta timbal balik darimu. Kamu bukanlah investasi kami. Kamu adalah harapan baru yang ibu dan bapak pupuk setiap hari dengan penuh kasih sayang.   

Tumbuhlah sehat, bahagia, dan menjadi khilafah di bumi Allah nak.

Sebuah Pengantar

“Kamu yakin Put mau resign? Nggak sayang? Sebentar lagi ada P3K loh, kamu juga honorer terlama di sini. Potensi kamu banyak di sini,” tutur Bu Wahidah (almarhum). 

9 Oktober 2022, pukul 01.07 Waktu Indonesia Tengah. Telah lahir seorang bayi perempuan berambut tebal dengan jari-jari tangan putih dan panjang. Suara pertamanya lirih. Nyaris tak dengar olehku yang tengah terbaring di atas meja operasi. Hingga membuat aku sedikit was-was. Apakah anakku sehat?

Saat dokter tengah menjahit sayatan operasi caesar, seorang suster menghampiriku. Membawa bayi yang baru saja lahir ke dunia beberapa saat lalu. Dibungkus dengan kain berwarna coklat dan topi kuning bermotif kelinci. Itulah pertemuan pertamaku dengan Gendis Ayu. Dan sejak saat itu aku telah jatuh hati padanya 

Anything for you nak.

Setelah 40 hari menjadi seorang ibu, aku kian mantap untuk melepas rutinitas ‘8 am to 5 pm’. Ya! Akhirnya cita-citaku untuk resign dari kantor terwujud. Mungkin aku akan merindukan rutinitas kantoran itu, merindukan teman-teman kantor yang hampir 10 tahun aku temui dari Senin hingga Jum’at. 

Tapi ternyata, kesibukan sebagai seorang ibu dan menulis blog, membuatku tak sempat merindukan rutinitas kantoran itu. Mungkinkah hampir 10 tahun aku terjebak pada pekerjaan yang sebanarnya tak aku inginkan? 

Dan inilah aku sekarang. Seorang ibu baru yang sibuk berkonten ria bersama Gendis Ayu, didukung dengan internet provider wifi rumah untuk aktivitas tanpa batas. 

Selamat menikmati

Ibu Rumah Tangga vs Wanita Karir

Ibu rumah tangga sering dicap tak berpendidikan, sedangkan wanita karir dicap sebagai ibu egois yang tak peduli anak. 

Antara Karir dan Membersamai Anak

Sebelum memutuskan menjadi seorang ibu rumah tangga, aku sering mendengar curhat teman-temanku. Di mana mereka yang seorang sarjana berada dipersimpangan : jadi IRT atau wanita karir? 

Kebanyakan merasa was-was jika melepas pekerjaan : apa nanti aku bisa kembali mendapatkan pekerjaan? Hal ini tentu lumrah terjadi. Jika kita melihat kolom iklan rekrutmen pegawai, ada banyak yang memberi syarat : wanita single.

Belum lagi stereotip di masyarakat bahwa IRT biasanya wanita yang kurang berpendidikan. Padahal  data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, persentase penduduk perempuan berusia 15 tahun ke atas yang memiliki ijazah perguruan tinggi lebih banyak daripada penduduk laki-laki.

Atau seperti kasus temanku. Ingin menjadi IRT namun ada suara sumbang : ngapain capek-capek kuliah kalau ujung-ujungnya jadi IRT. 

Tahu tidak, ibu rumah tangga adalah sebuah pekerjaan yang diakui oleh negara loh. Tak percaya? Coba kalian lihat kolom pekerjaan di KTP. Ada pilihan pekerjaan : ibu rumah tangga. 

Walaupun disebut sebagai pekerjaan, namun IRT kerap dianggap tak menghasilkan uang. Hhhmmm apa benar demikian? Tentu saja tidak. Jika semua pekerjaan yang dilakukan oleh seorang IRT mulai mencuci baju, memasak, membersihkan rumah, merawat anak, dan melayani suami dinilai dalam rupiah, tentu akan menghasilkan gaji yang besar. Tapi tak semua orang akan memikirkan hal ini. 

Nah sekarang, bagaimana caranya menjadi seorang ibu rumah tangga tapi sekaligus membangun karir di rumah? Apa bisa? Tentu saja bisa. 

“Put, memang kamu rela kalau nanti pahala kamu diambil oleh orang lain? Bayangkan nanti anak kamu pertama kali belajar ‘bismilillah’ bukan dari kamu. Pahala itu Put. Amal jariyah yang tidak akan putus. Kamu juga update sama perkembang zaman. Punya blog dan followers Instagram kamu banyak. Sudah fokus saja ke pekerjaan sampingan kamu itu,” tutur Cece. 

Dunia dalam Genggaman, Aktivitas Tanpa Batas Bisa dari Rumah

Zaman sudah semakin maju, teknologi ada dalam genggaman. Kenapa tidak kita manfaatkan untuk menjadi IRT berdaya?

Menjadi IRT Berdaya

“Kamu mau ampih (berhenti) kerja nanti mau ngapain? Kasian kamu kalau cuma mengandalkan gaji suami. Kamu juga harus punya uang sendiri,” tutur salah seorang teman di kantorku dulu.

Zaman sudah berubah. Bekerja dan membangun karir tak hanya bisa kita lakukan dengan bekerja kantoran. Menjadi seorang ibu rumah tangga pun bisa sambil membangun karir kok. Mau punya penghasilan sendiri dari rumah? Bisa! 

Syaratnya hanya satu : jangan malas. Kalau nggak malas, pasti ada jalan.  

“Kamu sih enak Put, bisa nulis dan punya followers Instagram banyak. Jadi bisa dapat endorsan dan dapat uang,” ucap salah seorang temanku yang lain. 

Saat ada teman yang bilang seperti di atas, aku akan menjawab : semua orang bisa menulis kok, bisa juga punya followers Instagram yang banyak, ayo belajar bareng. 

Aku senang kalau ada teman yang ingin belajar menulis blog. Kebanyakan di awal mereka akan bertanya: mau nulis apa? 

Setelah 9 bulan menjadi ibu rumah tangga, aku jadi tahu bahwa ada banyak sekali ide tulisan seputar menjadi ibu. Bisa diawali dengan drama mengASIhi anak yang ternyata tak sekadar menyodorkan payudara ke mulut bayi,  baby blues, tips manajemen keuangan keluarga, resep MPASI, dan masih banyak lagi. 

Tapi apakah sumber penghasilan IRT hanya dari menjadi seorang blogger? Tentu saja tidak. 

Secuil Tips

Apakah kalian sudah yakin ingin menjadi ‘not ordinary’ Ibu Rumah Tangga? Jika iya, sebelum melanjutkan tulisan ini, aku ingin membagi seciul tips. 
 

1# Prioritaskan kesehatan diri sendiri

Sebagai seorang ibu, kita wajib menjaga kesehatan fisik dan mental. Caranya, dengan mengatur waktu istirahat yang cukup, makan makanan sehat, dan tetap aktif secara fisik. Ingat, menjadi ibu berdaya punya tanggungjawab yang besar. Baik ke suami, anak, dan klien.

2# Organisasi dan perencanaan

“Sebagai seorang muslim, saat bangun tidur kita harus punya rencana hari ini akan melakukan apa. Sehingga waktu kita bisa bermanfaat,” tutur ust. Adi Hidayat dalam salah satu ceramah beliau.  

Coba buat jadwal harian atau mingguan untuk membantu mengatur pekerjaan rumah tangga, waktu belanja, dan tugas-tugas lainnya. Aku sendiri punya buku daily planner untuk jadwal pekerjaanku. 

3# Manfaatkan teknologi

Manfaatkan teknologi untuk membantu mengelola tugas-tugas rumah tangga. Saat ini ada banyak aplikasi dan perangkat lunak yang dapat membantu mengatur jadwal, membuat daftar belanja, atau mengatur pengeluaran keuangan keluarga.

4# Jadwalkan waktu untuk diri sendiri

Me time. Seorang ibu, ditengah kesibukannya tetap harus mengalokasikan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai. Seperti membaca buku, mendengarkan musik, atau pergi ke klinik kecantikan. Dengan melakukan hal-hal yang membuat bahagia, kita akan mempunyai energi yang lebih baik untuk menjadi ibu berdaya.

5# Teruslah belajar

Walaupun jadi ibu, kita harus tetap mengembangkan keterampilan baru. Baca buku, ikuti kursus online, atau cari informasi tentang topik yang kalian minati. Dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kita akan merasa lebih percaya diri dan berdaya dalam menjalankan peran sebagai ibu berdaya.

Ragam Pekerjaan Sampingan Ibu Rumah Tangga

Bisnis Makanan 98%
Kerajinan Tangan 90%
Afiliasi Market Place 90%
Content Creator 80%
Jasa MUA 75%
Penulis Lepas 70%

Ragam Pekerjaan Sampingan Ibu Rumah Tangga

Sebelum lebih lanjut membahas tentang ragam pekerjaan sampingan IRT, aku ingin bertanya satu hal. Apa tujuan kalian ingin bekerja dari rumah?

Apakah ingin membantu ekonomi keluarga? Ingin menambah uang jajan? Atau ingin mengembangkan diri? 

Apapun alasannya, ketika kalian punya tujuan dan tekad, maka SELAMAT! Kalian sudah berusaha tak hanya seorang ibu yang mengurus rumah, suami, dan anak. Tapi sudah menyandang sebagai “ibu rumah tangga berdaya”.

Seperti yang sudah aku sampaikan di atas. Bahwa di era digitalisasi ini, seorang Ibu juga bisa berpenghasilan tanpa harus ke luar rumah. Ada banyak pekerjaan sampingan yang bisa Ibu kerjakan tanpa harus buka toko offline. Cukup dengan mengandalkan smartphone maka bisa menjual apa saja, entah itu produk atau jasa. Bahkan pekerjaan ini tidak menyita aktivitas rutin setiap harinya, karena bisa dikerjakan kapan saja dengan waktu yang fleksibel.

Tentu saja selain bermodal ketekunan dan smartphone, juga harus didukung internet provider yang baik. Sebagai contohnya, aku sudah menggunakan wifi rumah IndiHome dari Telkom Indonesia. 

Salah satu pertimbanganku menggunakan IndiHome adalah mereka punya jaringannya yang luas hingga ke pelosok Indonesia. Walaupun rumahku di Kota Banjarmasin, tapi lokasinya di pinggiran kota. Sehingga jika hanya menggunakan signal ponsel sangat kurang maksimal. Alhamdulillah Indihome sudah meluaskan pelayanannya hingga di tempat tinggalku. Selama 3 tahun menggunakan IndiHome, alhamdulillah tidak pernah ada gangguan yang berarti. 

Pernah suatu ketika, wifi di rumahku tidak berfungsi. Jadi pagi-pagi aku langsung menghubungi call center Indihome di nomor pengaduan 147 dengan menyebutkan nomor pelangganku 161201306383. Alhamdulillah sebelum jam 12 siang sudah ada teknisi yang datang ke rumah. Ternyata modemku yang rusak dan langsung diganti dengan modem tipe terbaru. 

Layanan penggantian modem dan pengecekan ini GRATIS ya. Tidak dipungut biaya apapun. 

Mari kembali ke topik pembahasan kita. 

Menjadi Ibu Rumah Tangga berdaya juga tidak perlu mengeluarkan modal besar untuk memulai usaha, karena selama ada kemauan maka apapun bisa dikerjakan. Memang begitulah sosok seorang ibu, ketika sudah bertekad maka seorang ibu lebih besar dari apapun dan lebih kuat dari siapapun. 

Untuk pekerjaan sampingan, bisa memilih sesuai keahlian atau hobi sesuai data di atas.

Bisnis Makanan

Saat masih kerja, aku pernah mencoba peruntungan bisnis makanan. Hasilnya lumahan loh. Dalam sehari aku bisa mendapatkan hasil bersih 100 ribu -200 ribu. Kalau Ibu suka memasak, tak ada salahnya mencoba membuka bisnis makanan. Bisa makanan ringan hingga berat, catering dan sebagainya.
Saat ini bisnis makanan yang lagi naik daun dan populer adalah bisnis frozen food. Yang mana frozen food banyak diminati berbagai kalangan karena praktis dan tinggal kukus/goreng.

Bisnis Kerajinan Tangan

Jika kalian punya bakat seni, bisnis kerajinan tangan bisa menjadi salah satu bisnis sampingan yang tepat. Apalagi industri kreatif, salah satunya kerajinan tangan banyak diminati khalayak umum karena memiliki citra seni yang cukup tinggi.
Bahkan kerajinan tangan Indonesia diminati pasar internasional. Tidak heran jika setiap tahunnya ekspor produk kerajinan tangan dapat menembus 6.5 triliun rupiah. Produk kerajinan tangan juga cukup beragam, bisa berupa home decor atau mahar pernikahan. Saat ini banyak produk kerajinan yang unik dan bernilai tinggi untuk mahar pernikahan.

Content Creator

Saat ini, content creator adalah salah satu pekerjaan yang banyak digeluti Ibu Rumah Tangga. Ibu bisa berbagi tips dan ilmu parenting atau kegiatan sehari-hari yang akan mendapatkan insight tinggi di media sosial. Salah satu Ibu yang jadi content creator favoritku adalah @bungaayu. Konten yang dibuat ringan dan related dengan 'sambat' nya para ibu-ibu rumah tangga. Mulai dari curhat anak, curhat suami, dan konten seputar rumah tangga lainnya.

Penulis Lepas

Memiliki hobi menulis? Maka Ibu Rumah Tangga bisa menjadi penulis lepas. Ibu bisa mulai dengan membuat blog pribadi untuk berbagai informasi tentang banyak hal yang ingin ditulis dan disebarluaskan melalui internet. Jangan salah! Menjadi seorang blogger profesional bisa menghasilkan cuan besar, sehingga cocok buat Ibu Rumah Tangga tetap berdaya walau hanya di rumah saja. Terlebih menulis bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Jasa MUA

Ibu jago merias? Sebaiknya buka jasa MUA saja. Seperti temanku seorang IRT dan juga jasa MUA, Nanad. Menjadi MUA, punya waktu cukup fleksibel dan tidak perlu modal besar. Untuk proses promosi pun bisa mengandalkan sosial media yang setiap harinya pengguna medsos terus meningkat, sehingga peluang untuk mendapatkan banyak pelanggan cukup besar.

Afiliasi Marketplace

Memulai usaha sampingan untuk Ibu Rumah Tangga bisa juga mendaftar sebagai affiliate marketplace. Sistem kerjanya pun mudah karena cukup mengandalkan smartphone, lalu share link ke sosial media. Keuntungan menjadi affiliate marketplace sangat menggiurkan karena bisa menembus ratusan juta. Tidak aneh jika banyak para artis tanah air yang kini menggeluti dunia affiliate.

Belajar : Update dan Upgrade Skill dari Rumah

Setelah pandemi Covid-19, tentu kita jadi semakin akrab dengan pembelajaran daring. Jika Ibu punya anak usia sekolah, tentu familiar dengan aplikasi Zoom. 

Titik balikku menjadi penulis dimulai sejak pandemi Covid-19. Ya, pandemi membawa berkah untukku karena bisa mengisi waktu dengan belajar hal-hal baru. Selain itu, saat pendemi kemarin aku juga aktif di komunitas. Karena aku suka menulis di blog, jadi aku bergabung dengan komunitas blogger. 

Pernah nggak kalian merasa ‘setelah jadi ibu, aku jadi nggak punya teman lagi’? Nah kalau kalian merasa begini, segeralah temukan minat dan ikut komunitas lalu bangun networking. Selain teman, kalian juga akan meluaskan rezeki. 

Setelah bergabung dengan komunitas blogger, aku juga mulai ikut kelas menulis dan kelas SEO yang dilakukan secara online dengan Zoom. Alhamdulillah saat itu di rumah sudah ada wifi IndiHome. Jadi proses belajarku bisa berjalan lancar. 

Berkat belajar mendalami dunia blog, aku jadi menemukan minatku yang lain. Yaitu jasa desain website dengan bantuan WordPress dan plugin page builder.  Awalnya hanya aku gunakan saat ikut lomba. Tapi ternyata, aku menemukan peluang lain. 

Ya! Jasa make over dan pembuatan website sederhana dengan bantuan page builder. Kemudahan akses internet telah memudahkan aku mengembangan kemampuan, salah satunya dengan tutorial di YouTube.

Alhamdulillah saat ini aku sudah dipercaya membuat website untuk beberapa perusahaan. Suamiku pun memberikan dukungan penuh jika aku ingin mengambil  bootcamp web developer, selama dilakukan secara online agar aku tetap bisa membersamai tumbuh kembang Gendis Ayu. 

IndiHome Dukung Ibu Rumah Tangga Selalu Berdaya

“Mba Putri jangan salah, Ibu Rumah Tangga itu bukan pengangguran loh. Ibu Rumah Tangga adalah pekerjaan yang mulia. Saat jadi IRT, kita nggak nganggur. Ada banyak pekerjaan yang kita kerjakan,” tutur Kak Tri dulu. 

Setelah ‘nganggur’ selama hampir 9 bulan, aku merasa menemukan passion ku yang sebenarnya. Bahwa aku memang sebenarnya tidak cocok menjadi pegawai kantoran. Tidak banyak bertemu orang ternyata membuat pikiran dan mentalku lebih sehat. 

Apalagi saat ini waktu kerjaku sebagai penulis, jasa desain website, dan handle sosial media wedding decoration sangat fleksibel. Aku bisa menulis sambil menyusui Gendis Ayu, atau saat Gendis Ayu sedang independent play, aku bisa mengawasi dia bermain lewat CCTV yang terhubungan ke HP dengan bantuan wifi dan bekerja di studio.

Bentar, kok pekerjaan kamu banyak Put?

Internet tidak hanya memberikan kemudahan akses ke berbagai informasi yang ingin didapat, akan tetapi bisa melakukan aktivitas tanpa batas. Aku pun pelan-pelan juga menjadi IRT berdaya sebagai pekerja kreatif. 

Tak hanya aku yang merasakan manfaat dari menggunakan IndiHome di rumah. Suamiku yang seorang desain grafis juga merasakan manfaatnya. Di mana dia bisa belajar membuat virtual studio dari YouTube tanpa buffering berkat internet provider IndiHome.

Saat ini suamiku sedang mendalami motion graphic. Salah satu alasannya karena untuk menaikkan value diri. Sederhananya : agar penghasilannya naik. Hehehe.

Bersama IndiHome, Lakukan Aktivitas Tanpa Batas

pelayanan teknisi indihome

IndiHome sebagai internet provider pilihan masyarakat Indonesia, mempunyai akses internet cepat dan stabil dengan jaringan yang menjangkau seluruh pelosok wilayah Indonesia. Selain solusi untuk internet cepat, layanan IndiHome juga mendukung telepon rumah jernih dan tayang TV interaktif populer. 

Tidak salah jika IndiHome menjadi solusi terbaik untuk berbagai kebutuhan yaitu telepon, TV kabel, dan internet dalam satu layanan saja. Ada juga layanan tambahan berupa Add-on yang didalamnya terdiri dari Upgrade Speed, Minipack IndiHome TV, Speed on Demand, dan bisa berlanggan Netflix dalam satu tagihan IndiHome.  Jika kalian hobi streaming TV atau Netflix, tak ada salahnya loh belajar menulis ulasan film atau drama dan kemudian unggah di sosial media atau blog. Saat ini niche ini cukup laris dicari di internet. 

Ditambah pelayanan yang cepat saat ada gangguan, mempercayakan urusan jaringan internet pada IndiHome tentu adalah pilihan yang tepat.

Akhir Kata

Menjadi seorang ibu adalah pilihan paling tepat yang ku ambil sepanjang hidupku. Tak satu detikpun aku menyesali keputusanku menjadi seorang ibu. Membersamai tumbuh kembang anak dan menjadi madrasah pertamanya adalah satu momen sekali seumur hidup yang tak akan terulang. 

Untuk para Ibu di luar sana yang saat ini masih berkecil hati karena ‘hanya’ bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Coba saat anak kalian sedang tidur, tatap lekat-lekat. Apakah kalian menyesal telah menjadi seorang Ibu Rumah Tangga? 

Mari kita syukuri atas setiap waktu, kesempatan, dan kebahagian yang kita lalui bersama suami dan anak kita. Ini adalah rezeki tak terkira yang sudah Tuhan berikan. Tak semua orang mendapatkan kesempat kita. 

Di tengah kemajuan teknologi seperti saat ini, semua Ibu Rumah Tangga dimanapun punya kesempatan yang sama untuk menjadi Ibu Rumah Tangga berada. Yuk sama-sama tetap berdaya dalam mengurus anak dan suami di rumah atau bekerja sampingan. Tidak perlu sungkan dengan apa yang mereka bilang di luar sana, hidup kita bukan mereka yang menjalaninya.

Pendukung

Sumber artikel : 

  • https://www.qoalaplus.com/media/bisnis-dan-strategi/usaha/usaha-sampingan-ibu-rumah-tangga/
  • https://www.indihome.co.id/
  • https://www.its.ac.id/news/2022/11/19/wanita-karier-vs-ibu-rumah-tangga-perempuan-tidak-perlu-memilih/

Sumber foto :

  • Dokumen pribadi
  • Vector credit : https://www.freepik.com/free-vector/panoramic-view-foliage-tropical-forest-trees_5378374.htm#query=hill&position=36&from_view=keyword