Cumi Lada Hitam, Menu Sahur Praktis Andalanku

Ibu Gendis Ayu

Updated on:

menu sahur praktis

Gendisayu.com | Ramadan Blog Challenge – Tidak ada istilah “menu sahur praktis” ketika aku sudah menikah. Walaupun aku dan suami sama-sama orang Jawa, tapi kami punya kebiasaan bawaan yang berbeda. Jika aku bisa makan sahur atau buka dengan nasi dan telur goreng, maka tidak dengan suami ku. Dia harus makan dengan menu lengkap: nasi, ikan/ayam, sayur, dan sambal.

Culture Shock Awal Menikah: Perbedaan Isi Piring Makanan

Kamu nggak bosan setiap hari makan telur?

Kamu makan lauknya cuma tempe aja?

Begitulah pertanyaan suamiku di awal menikah dulu. Sebagai orang Tulungagung asli yang terbiasa dengan makanan ringkas dan sederhana, makan nasi dan telur dadar sudah cukup buat aku. Atau makan nasi dengan lauk tempe penyet, juga sudah “makan”.

Tapi berbeda dengan suamiku. Walaupun dia orang Jogja, tapi lahir dan besar di Banjarmasin. Di Banjarmasin sendiri, tempe adalah sayur. Bukan lauk. Jadi suamiku terbiasa makan dengan isi piring lengkap: nasi, ayam/ikan, sayur, dan sambal.

Masalah sayur pun kami beda selera. Aku suka sayur dengan kuah santan, sedangkan suamiku suka sayur tumis. Hahaha.

Pada hari-hari biasa, perbedaan selera makanan ini tidak membuat aku repot. Tapi… beda halnya ketika Ramadan. Di mana menu berbuka harus lengkap:

  • Takjil: bingka atau es kelapa dengan susu
  • Nasi
  • Ayam goreng atau ikan goreng
  • Sayur
  • Sambal

Tips Sederhana agar Sahur Lebih Praktis

Awal Ramadan aku masih semangat untuk memasak buka dan sahur. Tapi… memasuki hari ke 7 Ramadan aku menyerah. Hahaha. Rasanya sangat repot dan melelahkan.

Akhirnya untuk mengurangi ‘kerepotan’ saat sahur, aku memilih untuk memasak sayur lebih banyak saat buka puasa. Ketika sahur tiba, tinggal dipanasin deh. Hehehe.

Kalau lauknya, tinggal di goreng saja. Karena sebelumnya aku sudah melakukan food preparation.

Cumi Lada Hitam, Menu Sahur Praktis Andalanku

cumi lada hitam
Sumber foto : https://images.app.goo.gl/rsohXRyYT1sXh6Rb8

Kalau aku lagi nggak mood masak lengkap, menu satu ini menjadi andalanku. Di mana suamiku memang paling suka makan cumi. Apalagi kalau dimasak lada hitam.

Kalau aku sudah memasak cumi lada hitam, aku nggak perlu masak sayur dan mengulek sambal. Hahaha. Praktis banget.

Berikut resepnya:

  • 250gr cumi segar, bersihkan dan potong sesuai selera
  • 1 buah bawang bombai, potong jadi 6 bagian atau iris sedang
  • 1 buah cabai merah, iris-iris
  • 1 buah cabai hijau, iris-iris
  • 5 buah cabai rawit, iris-iris (opsional)
  • 1 saset saos lada hitam
  • secukupnya minyak untuk menumis

Cara memasak:

  • Tumis bawang bombai hingga layu
  • Masukkan semua cabai, tumis hingga harum
  • Masukkan cumi yang sudah dipotong dan dibersihkan, tumis sebentar
  • Masukkan saos lada hitam, masak hingga matang.
  • Cumi lada hitam siap dihidangkan

Tips: jika kalian ingin menambahkan sayur, bisa ditambahkan dengan potongan wortel atau brokoli.

Penutup

Demikian menu sahur praktis ala Ibu Gendis. Menu ini mudah dibuat dan tidak membutuhkan waktu lama. Jadi, Moms bisa tidur lebih lama dan bangun dengan segar untuk beraktivitas di pagi hari.

Ingat, sahur tidak harus ribet dan mahal. Yang terpenting adalah suami mendapatkan makanan yang bergizi dan mengenyangkan untuk menjalani puasanya.

Selamat mencoba!

Leave a comment